Sejarah Miftah

Terlahir disebuah desa yang damai, Panyusuhan namanya. Saat itu Jum’at, 21 April 1989. Pada tengah siang disertai terik matahari. Di tengah alunan indah adzan Jum’at, aku untuk pertama kalinya menatap dunia. Oh, dunia begitu indah. Ada wajah yang tersenyum pada-ku. Mungkinkah dia ibuku? ah, ibu, aku tak habis pikir, kenapa kau begitu ikhlas dalam membelai anakmu ini. Aku pun menangis, dan terus menangis sampai malam yang aku lewati bersama IBU dan Ayahku.

Aku tumbuh. Dan mulai mengeja kehidupan. Ayah, meski kau tak meyaksikan anakmu ini tumbuh besar. Tapi, aku yakin engkau selalu memperhatikan aku di alam sana.  Anakmu ingin kau bahagia di alam sana. Lewat do’a yang selalu aku kirimkan dalam setiap shalatku. Atau penghormatanku atas nilai-nilai yang engkau tunjukkan. Nenekku selalu bercerita tentang kebaikan-mu. Aku ingin kebaikan-kebaikan mu itu aku lanjutkan sebagai baktiku terhadap engkau.

Aku besar tanpa bimbingan seorang ayah. Ibuku terlalu setia untuk menikah lagi. Atau ibuku tak mau melihat anaknya menjadi anak-anak yang tak mengerti tentang hidup. Sampai iakorbankan waktunya, tenaganya, untuk anak-anaknya.

Meski aku selalu iri dengan temanku yang mempunyai ayah. dan berkali-kali aku merindukan sosoknya, untuk diajak berdiskusi, sharing atau untuk sekedar mengatakan keinginanku tentang suatu hal.

Semua aku hadapi dengan cara mengeja setiap simbol-simbol kehidupan. Aku hanya bermodal mimpi-mimpi. Dan belakangan aku sadari bahwa cita-cita yang menghantarkan aku ke sebuah universitas Islam terbesar di provinsiku, meski tidak dikatakan favorit. Aku tetap mensyukuri bisa mereguk ilmu pengetahuan pada sumber yang refresentatif.

Aku hanya bermodal mimpi dan keberanian untuk merealisasikannya. Maka aku memimpikan suatu saat aku ingin melanjutkan kuliah S2 di Australia. Penelitian sosial, minat ku. Aku terdorong untuk mengamati segala fenomena sosial yang ada. Dan kemudian menelitinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s